Rabu, 27 Januari 2016

Perang Teluk II Makalah Sejarah

  Rumusan Masalah
1.                  Apa yang melatarbelakangi timbulnya Perang Teluk I (Perang Irak-Iran)?
2.                  Apa saja faktor-faktor yang menjadi penyebab terjadinya Perang Teluk I?
3.                  Apa nilai penting Teluk Persia bagi Amerika Seriktat?
4.                  Bagaimana proses atau jalannya Perang Teluk I?
5.                  Upaya-upaya saja yang dilakukan dalam menghentingkan Perang Irak-Iran?
6.                  Apa saja dampak yang ditimbulkan dari perang tersebut?

1)       Latar Belakang Timbulnya Perang Irak-Iran
            Irak dan Iran merupakan Negara Islam. Sesungguhnya konflik ke dua Negara tersebut di karenakan salah satunya karena aliran Sunni dan Syi’ah yang dianut oleh masing-masing negara. Di Iran hampir 100% penduduknya beraliran Syi’ah sedangkan di Irak kira-kira 60% beraliran Syi’ah. Tetapi Irak di perintah oleh orang- orang Suni yang minoritas di Negara itu. Orang-orang Syi’ah di Iran mengajak orang-orang Syi’ah di Irak untuk memberontak menumbangkan pemerintahan Saddam Hussen. Sebab partai Baath dan Saddam Hussen di anggap anti Islam. Karena merasa terancam dengan aksi orang- orang Syi’ah yang merasa dianaktirikan, pemimpin Syi’ah Bagher Sadr disingkirkan.
            Konflik dua Negara juga dikarenakan dulu terjadi perang antara Babilonia dengan Persia. Irak adalah penerus Babilonia sedankan Iran penerus Persia. Dalam sejarah kedua bekas kerajaan telah berperang dan saling menaklukan. Kedua Negara tersebut telah berkonflik sejak dulu, yakni dimulai pada masa kerajaan Mesopotamia hingga kekaisaran Ottoman (antara tahun 1555 dan 1918) mengenai batas wilayah antar Irak dan Iran. Persengketaan batas negara itu terus berlanjut hingga kemudian pada 1975, atas desakan Amerika Serikat, Iran dan Irak menandatangani kesepakatan mengenai batas negara di Algiers, Aljazair. Sejak saat itu, hubungan kedua Negara membaik pada tahun 1978, akan tetapi hubungan kedua Negara tersebut memanas kembali ketika Saddam Hussein berkuasa dan mengungkit masa lalu. Saddam Hussein jelas-jelas menyobek perjanjian Aljazair di depan televisi. Itulah tanda dimulainya perang dengan Iran.
            Di Zaman Shah, Iran membuat program industrialisasi yang dipercepat luar biasa telah mempersenjatai dirinya secara berlebihan. Ambisi Iran waktu itu adalah menjadi Negara yang paling maju dan paling kuat di kawasan Timur Tengah. Untuk mewujudkannya mereka berpolitik Imperialisme. Mereka tidak segan-segan menguasai tiga pulau di dekat Ormus untuk memungkinkan mengontrol mulut teluk Persia.
            Pada saat Iran tak mampu lagi menjadi penjaga Teluk Persia, Irak berambisi untuk menggantikannya karena mereka pada saat itu berada dalam posisi yang kuat. Mereka saling memperebutkan Teluk Persia Shatt Al-Arab. Teluk Persia yang merupakan perbatasan antara Irak, Iran dan Kuwait. Karena kawasan Teluk Persia merupakan kawasan kilang-kilang minyak. Oleh karena itu, Irak dibawah kepemimpinannya menginginkan teluk tersebut untuk menjadi bagian dari wilayahnya yang akan mengantarkan Irak menjadi Negara superior di Timur Tengah sekaligus ingin membendung meluasnya Revolusi Iran dan menggulingkan Republik Islam Iran yaitu, Ruhollah Khomeini. Puncaknya, ketika pasukan Irak menerobos perbatasan Iran dan melancarkan sebuannya ke Iran.
2 )      Faktor-faktor Penyebab Terjadinya Perang
         Adapun beberapa yang menyebabkan terjadinya Perang Teluk I (Perang Irak-Iran), yaitu :
-    Ketika Irak berada di bawah pemerintahan Saddam Husein ingin mengembalikan daerah-daerah yang pernah dikuasai oleh Kerajaan Babilonia di masa lampau. Menurut Sejarah masa lalu negeri Irak merupakan pewaris dari Kerajaan Babilonia. Untuk mencapai cita-citanya, Irak melancarkan serangan ke Iran sehingga meletuslah Perang antara Irak dengan Iran.
-        Perbedaan aliran antara kedua negara yaitu aliran Syi’ah (Iran) dan Sunni (Irak). Orang-orang Syi’ah di Iran mengajak orang-orang Syi’ah di Irak untuk memberontak untuk menumbangkan pemerintahan Saddam Hussein. Sebab partai Baath dan Saddam Hussen di anggap anti Islam.
-  Pasukan Irak menerobos perbatasan Iran pada tanggal 22 September 1980 dikarenakan masalah perbatasan yang berlarut-larut antara kedua Negara.
-    Irak secara sepihak membatalkan perjanjian dengan Iran tanggal 22 September 1980. Perjanjian Irak dengan Iran itu adalah Perjanjian Algier (1975) mengenai penguasaan bersama atas daerah Shat Al-Arab yang kaya akan minyak.
-   Kekhawatiran Saddam Hussein atas perlawan Syi’ah yang dibawa oleh Ruhollah Khomeini dalam Revolusi Iran.
-       Ambisi Sadam Husen untuk tampil sebagai orang nomor satu dan dihormati didunia Arab.
-     Percobaan pembunuhan terhadap pejabat Irak, yaitu Deputi Perdana Menteri Irak Tariq Aziz. Irak segera bertindak dan menangkap sejumlah orang yang terlibat dalam hal ini. Irak beranggapan bahwa agen Iranlah yang terlibat dalam hal ini dan mendeportasi ribuan warga Syi’ah berdarah Iran keluar dari Irak.
3)       Nilai Penting Teluk Persia bagi Amerika Serikat Serikat (AS)
            Berakhirnya Perang Dunia I pada tahun 1914 membawa dunia pada permintaan pasokan minyak yang cukup tinggi terutama disebabkan pada tiap-tiap negara yang berperang merubah kapal-kapal mereka dari penggunaan batu bara beralih pada penggunaan minyak. Setiap negara-negara yang berperang pada saat itu terus meningkatkan angkatan bersenjata mereka dengan menambah truk, tank, serta pesawat. Hal ini menjadi pemicu semakin meningkatnya permintaan minyak dunia sehingga bisa dikatakan minyak merupakan harta karun yang diperebutkan dan diperdagangkan oleh setiap negara hingga saat ini. Layaknya Teluk Persia di asumsikan sebagai ladang minyak baru bagi dunia yang telah memberikan suplai netral bagi pemenuhan pasokan minyak dunia. Di tahun 1909 perusahaan Anglo-Persia (APOC) mulai membangun pipa untuk mentransportasikan minyak dari sumbernya ke pelabuhan terdekat di Teluk Persia.
            Hingga pada Perang Dunia II permintaan minyak semakin menunjukan peningkatannya  mencapai 900% dibandingkan 21 tahun yang lalu. Mengetahui hal tersebut Amerika menetapkan Teluk Persia sebagai geostrategic pertamanya menjadi wilayah pensuplai minyak yang potensial. Bahkan di tahun 1944 tercatat dalam laporan teknikal pemerintahan Amerika teluk Persia dilabeli sebagai “Pusat Gravitasi” bagi perkembangan minyak.
4 )      Jalannya Perang Irak-Iran
Pada tahun 1979 terjadi Revolusi Islam Iran dimana Ruhollah Khomeini memimpin revolusi tersebut. Pemimpin revolusi Islam di Iran yaitu, Ruhollah Khomeini yang memiliki impian untuk menyebarkan pengaruh revolusinya ke negara-negara Arab lainnya.
Saddam Hussein merasa khawatir dengan revolusi tersebut hal itu dikarenakan posisi wilayah Irak yang bersebelahan dengan Iran, penduduknya yang  sebagian beraliran Syi’ah, dan menganggap revolusi ini menghambat ambisinya untuk menjadi kekuatan dominan di Arab.
Jalannya perang terbagi dalam beberapa periode berikut ini:
1.         Periode Tahun 1980-1982 ( Penyerbuan oleh Irak )
Irak melakukan berbagai serangan terhadap Iran guna menguasai wilayah dan mencegah Revolusi Islam Iran.
2.         Periode Tahun 1982-1984  ( Titik Balik  Mundurnya Irak )
Iran tidak tinggal diam. Iran balas melancarkan berbagai Operasi militer untuk membalas serangan-serangan dari Irak. Dan hal tersebut telah berhasil memukul mundur tentara militer Irak.
3.         Periode Tahun 1984-1988  ( Perang Tanker )
Tahun 1984, berkat bantuan pesawat tempur Super Etentard terbaru dari Perancis, Irak melakukan operasi militer di laut mulai dari muara Shatt el-Arab hingga pelabuhan Iran di Bushehr. Target dari operasi militer tersebut adalah semua kapal yang bukan berbendera Irak di wilayah operasi militer. Tujuannya adalah untuk memblokade ekpsor minyak Iran dan mempengaruhi ekonominya sehingga Iran mau berunding dengan Irak.
4.         Periode Tahun 1987-1988 ( Ikut Campurnya AS ) Dampak dari Perang Tanker.
Faktor pendorong utama ikut campurnya AS dalam Perang Irak-Iran sebenarnya disebabkan karena kapal perangnya ditenggelamkan oleh pesawat tempur Irak sehingga 13 awak kapalnya meninggal. Akhirnya AS menerjunkan armada lautnya di sekitar Teluk Persia dengan tujuan untuk mengisolasi Iran dan menjaga agar kapal-kapal bebas berlayar di sana.
5.         Periode Tahun 1988 ( Gencatan Senjata )
Perang akhirnya berakhir setelah Iran menerima Resolusi Dewan Keamanan PBB 598 dan secara resmi mengakhiri perang yang sudah berlarut-larut selama 8 tahun pada tanggal 20 Agustus 1988. Tawaran tersebut.

5 )      Upaya-Upaya yang Dilakukan Dalam Menghentikan Perang Irak-Iran
1.      Setelah sidang Dewan Keamanan PBB pada tanggal 28 September 1980 di New York telah meminta kepada kedua belah pihak menghentikan peperangan dan permasalahan kedua belah pihak diselesaikan di meja perundingan. Mereka meminta Irak mundur dari tempat-tempat yang diduduki di Iran. Tetapi kedua belah pihak menolak tawaran tersebut.
2.      Dalam proses penyelesain Perang Irak-Iran, Dewan Keamanan PBB telah mengeluarkan Resolusi No.598 pada tanggal 20 Juli 1987. Resolusi ini berisi usulan untuk dilakukannya genjatan senjata antara Irak dan Iran. Namun Irak dan Iran menolak usulan tersebut.
3.      Pada akhir Juli 1988, Iran menyatakan kesediaanya untuk menerima usul genjatan senjata dan diberrlakukannya kembali perjanjian Algier seperti yang tercantum dalam Resolusi DK PBB No.598. Iran mendapat kompensasi dari Irak sebesar 150 juta dolar AS pertahun.

6 )      Dampak yang Ditimbulkan dari Perang Irak-Iran
                  A.  Dampak Negatif yang Ditimbulkan :
1.      Dalam Bidang Ekonomi :
- Perekonomian Irak mengalami kehancuran serta terkena blokade ekonomi dan sanksi dari PBB
- Jumlah kerugian lebih besar harus ditanggung Irak yang selama perang memang aktif mencari pinjaman uang untuk menambah persenjataan.
- Pembangunan ekonomi di kedua negara menjadi terhambat dan ekspor minyak kedua negara terganggu.
2.      Dalam Bidang Sosial :
-  Jumlah korban jiwa, jumlah korban tewas Irak mungkin mencapai 200.000 jiwa lebih, sementara Iran mencapai 1 juta jiwa sebagai akibat dari taktik militer Iran yang banyak mengorbankan tentaranya untuk berhadap-hadapan langsung dengan moncong senjata musuh. Jumlah tersebut belum termasuk mereka yang meninggal kemudian akibat luka parah dan penyakit, termasuk akibat penggunaan senjata kimia Irak yang berdampak jangka panjang.
-  Perpecahan di negara Arab menimbulkan rasa tidak nyaman dan suasana kehidupan sehari-hari yang tegang dan tercekang yang disebabkan adanya perperangan.
- Irak yang menuduh Iran terlibat dalam percobaan pembunuhan terhadap Deputi Perdana Menteri Irak sehingga langsung mendeportasi ribuan warga Syi’ah berdarah Iran keluar dari Irak.

3.      Dampak Bidang Politik :
- Amerika Serikat semakin kuat pengaruhnya di Timur Tengah.
-  Adanya sikap anti USA dari pihak Irak (Amerika Serikat).
-  Proses jalannya pemerintahan di kedua negara menjadi kurang efisien dan terhambat karena adanya perang ini.

4.      Dampak Bidang Kemiliteran :
-  Banyak korban peperangan ini tidak hanya dari non sipil namun juga dari kemiliteran di kedua negara yang banyak tewas dan luka-luka serta cacat fisik dalam peperangan ini.
-  Banyak persenjataan dan alat-alat kemiliteran yang digunakan pada peperangan ini rusak berat atau bahkan tidak dapat digunakan lagi.

                         B.   Dampak Positif yang Ditimbulkan :
-  Selain kerugian materi dan korban jiwa, tidak ada perubahan berarti pasca perang. Wilayah-wilayah yang menjadi bahan sengketa statusnya kembali seperti sebelum perang dan batas antara kedua negara juga tidak banyak berubah. Wilayah perairan Shatt al-Arab contohnya, tetap dibagi menjadi milik kedua negara dengan batasnya adalah titik terdalam pada perairan.
-  Teknologi persenjataan perang yang canggih di antara kedua negara yang meningkat pesat sehingga berpengaruh positif bagi peningkatan persenjataan kemiliteran masing-masing negara.


a. Perang Irak – Iran (1980 – 1988)
Perang Irak – Iran dilatarbelakangi permasalahan lama yaitu perebutan hegemoni sebagai penguasa di kawasan Teluk Persia. Selain itu juga adanya keinginan Irak untuk menguasai Shaat Al Arab yaitu jalur perairan strategis yang memisahkan Iran-Irak menuju teluk Persia. Kedua negara mengekspor minyak melalui jalur tersebut. Hal ini ditambah dengan berlangsungnya revolusi Islam di Iran pada Januari 1979. Revolusi Islam berhasil menjatuhkan rejim Shah Iran (Shah Reza Pahlevi) yang didukung AS. Pemerintahan selanjutnya dipegang kaum ulama yang dipimpin Ayatollah Khomeini.
Perang diawali dengan insiden peledakan bom di Universitas Mustansyiriah Baghdad pada 1 April 1980. Pada saat itu berkumpul mahasiswa se Asia untuk menghadiri Konferensi Ekonomi Internasional. Kegiatan mengalami kegagalan, dan dijadikan alasan oleh Irak sebagai tantangan berperang.
Pada tanggal 4 September 1980, Iran melancarkan serangan ke perbatasan Irak. Irak mencoba membalas dengan menyerang Iran pada tanggal 22 September 1980. Sejak saat itu berlangsunglah perang Irak – Iran sampai tahun 1988. Perang selama delapan tahun tersebut, juga melibatkan pihak asing, dimana negara Barat mendukung Irak dengan suplai peralatan militer dan dana. Sedangkan Iran didukung oleh Uni Sovyet dengan bantuan sejenis. Dalama perang tersebut tidak ada yang menang dan tidak ada yang kalah. Namun rakyat menjadi korban yang konon hampir menyamai korban perang dunia I dan ekonomi kedua negara menjadi hancur. Perang diakhiri dengan gencatan senjata pada tanggal 20 Agustus 1988.
b. Invasi Irak ke Quwait (2 Agustus 1990)
Setelah reda dengan perang Irak – Iran, maka kawasan teluk kembali menjadi perhatian dunia internasional. Perang Teluk II dilatarbelakangi krisis yang terjadi di Teluk Persia sebagai akibat pendudukan Irak atas Kuwait. Irak mencoba melakukan aneksasi terhadap negara Quwait pada tanggal 2 Agustus 1990. Perselisihan Irak – Quwait disebabkan masalah :
1) perbatasan kedua negara yang memang belum jelas.
2) sengketa ladang minyak Rumeila yang kebetulan berada di perbatasan kedua negara.
3) ambisi Saddam Hussein yang ingin menjadi pemimpin dunia Arab atau Timur Tengah.
Berdasarkan uraian tersebut, maka menjelang fajar tanggal 2 Agustus 1990 Irak dibawah pemerintahan Saddam Hussein menyerbu Quwait dengan pasukan sebesar 100.000 orang. Dengan perbandingan militer yang jauh tidak seimbang (Kuwait hanya memiliki sekitar 20.000 orang), maka dalam waktu singkat Irak dapat menguasai seluruh Quwait. Penguasa Quwait terpaksa melarikan diri ke negara tetangga, Arab Saudi.
Invasi Irak tersebut menimbulkan reaksi dunia internasional. Liga Arab dalam konferensi di Cairo mengeluarkan pernyataan bahwa Irak harus segera menarik mundur pasukannya dari Kuwait. Pada tanggal 8 Agustus 1990, AS, Inggris, Perancis, Australia dan negara Liga Arab melakukan Operasi Perisai Gurun (Desert Shield Operation). Operasi ini belum melakukan penyerbuan terhadap Irak di Kuwait. Dan sejak 17 Januari 1991, operasi diubah menjadi Operasi Badai Gurun (Desert Storm Operation) dibawah jendral Norman Schwarzkopf (AS).
PBB turun tangan dan melalui Dewan Keamanan (DK) PBB telah dikeluarkan 12 resolusi terhadap Irak. Resolusi pada tanggal 29 Nopember 1990 berisi ultimatum terhadap Irak agar meninggalkan Kuwait pada tanggal 15 Januari 1991. Irak diberi alternatif/ pilihan :
1) Irak harus menarik pasukan dari Kuwait
2) atau Irak dihancurkan oleh pasukan multinasional pimpinan AS.
Ternyata Irak menolak resolusi tersebut, sehingga pasukan multinasional dipimpin AS menyerang Irak pada tanggal 16 Januari 1991. Serangan militer dalam skala besar selama 100 jam terhadap Irak memaksa Saddam Husein meminta gencatan senjata pasukan Irak mundur dari Kuwait pada 26 Pebruari 1991. Selanjutnya presiden Bush (AS) memerintahkan penghentian sewrangan terhadap Irak. Tujuan penarikan mundur pasukan Irak tersebut untuk memenuhi resolusi DK PBB nomor 660 dan desakan dari Gorbachev. Irak pada akhirnya menerima semua syarat yang diajukan multinasional dan mencapai gencatan senjata secara permanen di kawasan teluk. Irak mendapat sanksi yang berat yaitu embargo dalam segala bidang, kecuali ekspor minyak untuk mendapat bahan makanan dan obat-obatan (Oil for Food). Embargo berlangsung cukup lama, sehingga sarana dan prasarana vital di Irak mengalami kelumpuhan.
Invasi Irak ke Kuwait membawa dampak yang luar biasa baik positif maupun negatif. Adapun dampak menguntungkan bagi Amerika Serikat dan Israel adalah :
1) peranan Amerika Serikat semakin dominan dalam politik Timur Tengah.
2) Amerika Serikat berhasil mendapatkan pangkalan militer di Dahran (Arab Saudi) yang lebih mudah bagi AS untuk melindungi Israel, sekutu terpenting di Timur Tengah.
Dampak positif konflik teluk adalah :
1)    Keterlibatan AS yang sangat intens dalam konflik teluk, makin memperjelas sikap mendua politik luar negerinya terhadap masalah Timur Tengah.
2)    Konflik teluk mempercepat proses perdamaian Iran – Irak yang sebelumnya berjalan tersendat-sendat, karena sebelumnya Baghdad bersikeras mempertahankan pendiriannya.

3)    Konflik teluk telah membuka kembali perhatian dunia tentang perlunya penyelesaian segera seluruh masalah Timur Tengah.

Kamis, 31 Desember 2015

tugas power point

عِنْدَل الصَّيْدَلِيّ
خَالِد : هَلْ اِشْتَرَيْتَ الْأَدْوِيَة مِنَ الصَّيْدَلِيَّة؟
أَحْمَد : نَعَمْ, الدَّوَاء الْأَوَّل مَوْجُوْد, حَبَّة وَاحِدَة قَبْلَ النَّوْم,
وَالدَّوَاء الثَّانِي مَوْجُوْد. ثَلاَثُ حَبَّات يَوْمِيًا بَعْدَ اْلأَكْل..
خَالِد : وَالدَّوَاء الثَّالِث؟
أَحْمَد : آسِف, وَالدَّوَاء الثَّالِث غَيْر مَوْجُوْد الْيَوْم.

الْمَرِيْض : سَأَ شْتَرِيْهِ فِي صَيْدَلِيَّة أُخْرَى.

https://www.youtube.com/watch?v=QyhevQ__Q6A

Senin, 14 Desember 2015

My Dreams

I post this time is about the future goals ..
 After graduating from high school .... and going to college, starting bingunglah me. Want to go to where ya ..? I asked my mother instead he replied "Whatever importance can easily find work". I asked my father replied that important college will also be working. This is a very important moment, because lately I wanted to make my target planing or after a period to gold's, the search for identity, future determinants of the future ...
so says the word is adalh motivation for me.
When I grow up I want to achieve goals - citaku as high as possible. I want to be a culinary entrepreneur, I want to boast two small tuaku.dari I've independently with the field of cooking and thank God I always champion in the event cooking .. I wanted to develop this culinary there is not just eat, but a variety of delicious cakes .. moreover hayalanku little time was to have many branches kiosk, from the culinary, pastry cakes, boutiques initial target Muslim .. so I'll go to college majoring in culinary ..

Dreams Anisa Saatul

if I had finished school, I will find a job that I can, all from a decent job first, if all the work I collected I want to continue to lecture I want to enter the department psychologist but my mother told go into medicine with flaws that I could I can not follow the will of my mother, but my mother approve decisions I do if the desire I reached into the lecture wishes I were both looking for a job as an office if it is reached, and if the money I collected a lot I wanted to fix a luxurious house for my mother and I also want to raise my mother hajj so the mother is the title Hajjah I'd love happy mother because he has treated me than I will not be the way until I could walk, she took care of me when I was sick she had tried the best for me after my father had died, I will try as much as possible with what would I approve because I goal is to please my mother and I will continue to pray that my father was happy at sanah ... and I will prove to the people if I could be happy parents and people in about me

Kamis, 03 Desember 2015

Pidato Akhir Thn 2015

Pada ayat yang ke-178 Allah mengisaratkan kepada kita pesan informasi bagi kita bahwa:
1. Orang-orang yang diberi petunjuk oleh Allah maka mereka itu adalah orang yang akan ditunjukan jalan hidup yang harus dilaluinya, dan Allah sendiri yang akan menuntunnya. Petunjuk yang dimaksud sangat beragam jenisnya. Petunjuk Allah bisa berupa hidayah, kesadaran diri yang baik, akhlak yang mulia, kekuatan moral dan budi pekerti yang luhur, bisa juga nerupa mudahnya mencari rizki, kebahagiaan hidup baik itu secara pribadi ataupun keluarga, masyarakat, itulah sebahagiaan dari petunjuk hidup yang Allah berikan kepada makhluk-Nya yang Ia berikan petunjuk kepadanya. Sehingga manusia yang diberi petunjuk oleh Allah kebanyakan hidupnya selalu sederhana, zuhud (tidak terlalu memikirkan dunia tetapi hidupnya lebih di optimalkan untuk memersiapkan kehidupan akhirat). Sehingga dalam kegiatan kehidupannya pun sangat terlihat dengan selalu taat beribadah, baik kepada sesama manusia, dan selalu mementingkan kehidupan bersama dibanding kepentingan pribadinya dan seolah-olah dirinya hanya untuk mencari dan mendapatkan Ridho Allah SWT. Dan orang yang mendapat petunjuk ini adalah orang yang akan sangat beruntung baik didunia atupun diakhirat. Implikasinya didunia akan disenangi oleh sesama manusia dan kelak diakhirat akan ditempatkan disi Allah dengan balasan surga yang penuh dengan kebahagiaan hidup.

2. Orang-orang yang disesatkn oleh Allah maka hidupnya akan rugi. Maksud pemikirannya jangan sampai berpikir bahwa manusia yang sesat bukan karena disesatkan tanpa sebab oleh Allah namun sesatnya sseoang dikarenakan orang tersebut tidak pernah menghiraukan perintah Allah dalam artian orang tersebut telah menyekutukan Allah dan tidak mengakui akan kekuasaan Allah maka sebab kekufurannya itu Allah menyesatkan orang itu dari jalan-Nya, sehingga orang itu tidak lagi mendapat petunjuk dari-Nya dan secara otomatis orang tersebut akan rugi baik itu didunia maupun diakhirat. Dengan implikasi didunia tidak akan disenangi oleh sesama manusia melainkan akan dijauhi dan kelak diakhirat akan masuk kedalam Neraka yaitu seburuk-buruknya tempat kembali. Naudzubilahhimindzalik.

Pada ayat yang ke-179 Allah mejelaskan tentang ciri-ciri penghuni Neraka Jahanam, sebagai mana diuraikan berikut ini:

Pada kenyataannya penghuni neraka jahanam itu adalah terdiri dari bangsa jin dan manusia, kalau syetan sudah tentu mereka akan masuk kedalam neraka karena merekan telah dikutuk oleh Allah. Pertanyaan kita menyikapi ayat tersebut adalah “ mengapa manusia yang dikatakan makhluk yang paling sempurna seperti yang Allah wahyukan dalam Q.S,At-tiin ayat 4 yang artinya “sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dalam wujud yang sebaik-baiknya” bisa-bisanya masuk kedalam neraka? Jawabannya ada pada lanjutan kalimatnya, dalam ayat tersebut diterangkan bahwa manusia dan jin yang akan dimasukan kedalam neraka jahanam itu adalah mereka yang memiliki ciri-ciri sebagai berikut:

Ø Mempunyai hati tetapi tidak dipergunakan untuk memahami (ayat-ayat Allah),

Ini adalah salah satu cirri mereka yang akan mendiami neraka jahanam, dan sifat seperti ini saat ini sudah sangat banyak terlihat pada diri manusia. Mereka tidak pernah menggunakan hatinya untuk memahami ayat-ayat Allah melainkan mereka isi hatinya dengan mempertebal dinding sifat-sifat tercelanya, padahal jika kita perhatikan salah satu hadist nabi yang artinya “ada segumpal daging yang apabila hati itu bersih maka bersih pulalah ia dan sebaliknya jika segumpal daging itu kotor maka kotor pulalah diri orang itu”. Hal ini menjelaskan kepada kita untuk selalu menjaga kesucian hati kita yaitu salah satu caranya dengan memahami ayat-ayat Allah, maka insya Allah apabila hati kita diisi dengan hal tersebut maka hati kita pun akan selalu di lindungi oleh Allah dan manusia itu akan selalu memunculkan aura yang baik dalam kehidupannya. Maka kita pun yang merasa ingin menjadi manusia yang baik sesuai dengan keinginan Allah maka kita harus menyibukan diri kita untuk memahami ayat-ayat Allah. Ayat-ayat Allah yang dimaksud meliputi Ayat-ayat yang tertulis contohnya Al-quran, hadist nabi, dan ayat yang tidak tertulis seperti hakikat kehidupan, hakikat takdir, penciptaan alam semesta dsb.

Ø Mereka mempunyai mata (tetapi) tidak dipergunakan untuk melihat (tanda-tanda kekuasaan Allah),

Mata adalah salah satu nikmat yang allah berikan kepada kita karena dengan mata kita akan bisa melihat dunia dan menikmati akan maha megahnya ciptaan Allah. Namun mata juga bisa menjerumuskan kita kedalam neraka Jahanam apabila kita tidak bisa memanfaatkan mata kita untuk hal-hal yang baik menurut Allah sebagai penciptanya. Dan alternatifnya agar kita terhindar dari neraka jahanam akibat mata kita maka mata kita harus kita pergunakan untuk melihat tanda-tanda kekuasan Allah, karena dengan demikian maka kita akan menyadari betapa dahsyatnya semua ciptaan Allah dan dengan demikian kita akan semakin sadar diri dengan kekurangan kita sehingga selamanya kita akan selalu memuji syukur akan nikmat yang telah di anugerahkan-Nya kepada kita. Begitu pun dalam prakteknya jangan sampai mata kita, kita gunakan untuk melihat apa yang tidak seharusnya kita lihat yang hanya akan membuat madhorot bagi kita. Dengan demikian kita akan terhindar dari pedihnya siksa neraka jahanam.

Ø Mereka mempunyai telinga (tetapi) tidak dipergunakan untuk mendengar (ayat-ayat Allah).

Nikmat yang satu ini pun apabila tidak kita gunakan untuk hal-hal yang baik saja yang sesuai dengan yang Allah perintahkan maka telinga pun bisa menjadi media pengantar kita menuju neraka jahanam yang sangat pedih siksaannya itu. Lalu bagaimanakah agar kita terhindar dari siksa neraka alasan telinga kita? salah satu caranya adalah kita harus selalu menggunakan telinga kita hanya untuk mendengarkan ayat-ayat Allah seperti mendengarkan orang yang sedang membaca Al-qur’an, mendengarkan yang ceramah. dan mendengarkan orang-orang yang selalu berdzikir dan memuji-Nya. Maka dengan begitu insya Allah kita akan selamat dari jeratan api neraka jahanam.

Ø Mereka itu seperti binatang ternak, bahkan mereka lebih sesat lagi.

Mereka yang seperti dijelaskan diatas perilaku dalam kehidupannya tidak jauh berbeda dengan binatang ternak yang tidak mempunyai akal pikiran seperti manusia, dan jika sampai kita seperti itu maka celaka dan rugilah kita. Karena kita sudah dilebihkan dengan diberikannya akal pikiran namun kitanya tidak bisa memanfaatkan nikmat tersebut.

Ø Mereka itulah orang-orang yang lalai

Salah satu indikasi penghuni neraka jahanam itu adalah mereka yang lalai, lalai disini maksudnya adalah lalai dalam melaksanakan perintah Allah, sungguh sangat rugi orang yang seperti itu dan semoga kita terhindatr dari sifat tersebut. Dan cara untuk menghindarkannya ialah kita harus mempunyai semangat yang luar biasa untuk tetap istiqomah berada dijalan yang Allah perintahkan yaitu dengan iman, islam dan ihsan yang sempurna, semoga kita bisa menggapai ridho-Nya, amin.

Senin, 23 November 2015

Afwan Abi Kasim Ini harokatnya

تَذْرِ يْب
أ‌-      ضَع مَكَان الْفَرَاغ مَايُناَ سِبُه مِن (إنّ, أنّ, لأنّ, لكنّ)

1-  عَرَفْناَ... لُقْمَان الْحَكِيم كَانَ فَقِيْرا, وَ... الناَّس كاَنُوا يَحْتَرِ مُوْنه, ... لَه عَقْلا ذَكِياّ وخُلُقاً كَرِيْما.
  2-عَرَف النَّاس ... مُحَمّدا كَان مَشْهُوْرا بِصِدْ قِهِ وَأَماَ نَتِه, وَ ... بَعْضهُم لاَ يُؤْمِنُون بِدَعْوَتِه, فَقاَلُوا...  هُ كَذَّاب
   -3 ...النَّاس يُؤْ مِنُوْن بِ ... هُنَاك يَوْما يُحَا سِبُ الله فِيْه أَعْماَلِهم, وَ... بَعْضهُم لاَ يَعْمَلُون الصَّالِحَات
   4- عَلِمَتُ... يَوْم الأَحَد يَوْم العُطْلَة, و ... طُلّاب الصَفذِ الثَا نِي عَشَر يَذْهَبُون إِلَى الْمَدْرَسَة... هُم يُرِيْدُوْن أَنْ يَحْضُروا فِيْها الْحَفْل بِذِكْرَى مَوْلِدالرَّسُوْل ص

ب‌-  اقرأعبارات ( التدريب 2) مرة أخرى مع ضبط آخراسم إن وأخواتها بالفتحة!
ج-اقرأما يلى , واستخرح منه ما يكون فا علا و مفعولا به ومعطو فا وناعتا مع ضبط آخره بالحر كة!


الفاعل
المفعول به                       
                             المعطوف
المسلم الخ     
الناس الخ                        
                             زبور الخ

 -1   يؤ مِن المسلم بأَنَّ الله يُحاسِب النس بَعْدَ مَوْتِهِمْ علَى أ عمالهم , وهذا الإ يمان الصحيح يجعَله يَجْتَنِبُ الشرّ ويُحِبّ الخير.

 -2   ذَكَرَالقرآن تَوْرَاة مُوْسَ و زَبُور داوُد وإنجِيْل عِيْسى . قال الله تعلى : و أنزَل التوراة والإ نجيل مِنْ قَبْلُ هُدًى للناس وأنزَل الفُرْقان)


 -3   يقضِى الصَّديق السُّعودي أياَّم عُطْلَتِهِ في إ نْدُونِيسيا, هو يريد أنْ يزُوْرَ المدارِس والمعا هد فيها, ويُشاهِد البرج القوميّ وغيره مِنَ الأَمْكِنَة المعُروفة في جاكَرْتا.


4- يزُ ور الحُجَّاج مكَّة المُكَرَّمَة و يؤ دون فيها العمرة ثم يزُورون غا ر حرا ء وغيره من الأمكنة التاريخية.

Senin, 16 November 2015

Cerpen Gue Keren Bingitssss

“Tuhan memberikanku kekurangan fisik adalah untuk menguji aku dan engkau. Sejauh mana aku bersyukur, dan sedalam apa kesetiaanmu, menerima kekuranganku. Aku memang tak sempurna, dan inilah yang membuatku takut. Akankah engkau rela menerimaku atau malah akan membuangku setelah mengetahui keadaanku sesungguhnya. Maka jangan takut, kekasih, engkau tak akan kehilanganku. Karena justeru, aku yakin, saat oranglain membuangku karena kekuranganku yang begitu banyak, engkau tetap berada di sini, di sampingku. Karena aku yakin, engkau mencintaiku dengan Lillaahi Ta’aala.” Inbok Raka kepada Laila. Raka adalah seseorang yang mempunyai wajahnya yang pas-pasan. Pas dilihat orang lain, pas orangitu pasti menghina. Kakinya yang ketika berjalan seperti panjang sebelah, membuatnya minder dan tak mau jatuh cinta. Dia fikir, jatuh cinta hanya akan membuat hatinya sakit jika nantinya orang yang yang dicintainya menghina keadaan fisiknya. Namun Alloh Mahaadil. Raka yakin itu, ketika dia mencoba mengungkapkan perasaannya kepada seorang permpuan yang dicintainya. Laila. Seorang perempuan yang mempunyai wajah cantik, berjilbab dan pandai agama. itu adalah penilaian Raka ketika pertama kali melihatnya di Pesbuk. Laila, seorang santriah di sebuah Pondok Pesantren terkenal di Tasikmalaya. Wajahnya cantik, indah menawan, sehingga akan membuat siapa saja yang melihatnya pasti akan menyukainya. Suaranya merdu, apalagi saat ia membacakan Alqur’an dengan diqiro’atkan. Sungguh akan membuat orang yang mendengarkan lantunannya jatuh cinta. Namun Laila bukanlah orang yang mudah jatuh cinta. Dia sangat selektif menerima cinta dari lelaki yang pernah mengungkapkan cintanya. Di Pesantren tempat ia mengaji, menimba ilmu. Hampir semua lelaki yang mengungkapkan cinta kepadanya, mendapat kekecewaan setelah mendengarkan jawaban darinya. Namun Raka tak mengetahui bahwa sebenarnya Laila adalah seseorang yang tak mudah jatuh cinta. Banyak lelaki pandai, ganteng dan dewasa mendekatinya. Namun ia tak pernah menerima satupun dari mereka yang mengungkapkan cintanya. Alasannya hanya satu. Belum ada yang sesuai dengan hatinya. Belum ada yang cocok dengan keinginan hatinya. Raka hanya mengenal Laila dari status-status yang dibuatnya di pesbuk. Raka jatuh cinta pada kata-kata religi dan islami yang dibuat Laila di pesbuknya. “Aku mengharapkan cinta yang tulus datang kepadaku. Cinta yang hanya untuk mengharap ridhoNya saja. Tidak karena kecantikan wajahku, tidak juga karena kepandaian ilmuku. Maka aku akan menerimanya walau apapun dan bagaimanapun keadaannya.” Tulis Laila di statusnya. Terang saja, siapa yang tak suka dengan kalimat indah seperti itu. Apalagi Raka. Raka juga sering menulis status dengan kata-kata yang religi dan islami seperti Laila. Banyak juga yang menyukai Raka. Namun setelah mengetahui keadaan Raka yang sesungguhnya, karena Raka selalu jujur kepada siapapun tentang keadaannya, mereka semua meninggalkan Raka. Mereka hanya mencintai kalimat-kalimat Raka, bukan kepada diri Raka. Laila benar-benar telah berhasil memikat hati Raka. Seperti ia berhasil juga membuat banyak lelaki tergila-gila kepadanya. Raka jatuh cinta, dan selalu merindukan Laila setiap saat. “Ukhti Laila, maukah engkau mendampingi hidupku dalam jalan menuju cintaNya yang abadi? Sungguh keshalihahanmu telah memikat jiwaku, sehingga aku begitu yakin untu memilihmu menjadi pendamping hidup dan matiku, dunia dan akhiratkau”. Kalimat itulah yang telah membuat Laila klepek-klepek, lalu menerima cinta Raka tanpa melihat bagaimana keadaan Raka. Raka juga sebenarnya adalah anak pesantrenan. Sudah hampir sepuluh tahun Raka nyantren di Blitar. Ilmunya tidak jauh dibanding dengan Laila yang juga mesantren sekitar delapan tahunan di Tasikmalaya. “Sekarang, engkau telah mengetahui betapa aku adalah orang tak punya, bahkan aku pun tak mampu bejalan dengan baik seperti laiknya orang lain. Apakah engkau masih akan menerimaku? Aku telah jujurkan kepadamu segala tentang keadaanku. Tentang keluargaku, kehidupan masalaluku dan segala tentang masalah yang sedang aku hadapi sekarang. Apakah engkau masih akan menerima segala keadaanku.” Inbok yang sebelumnya belum dibalas oleh Laila, Raka berbaik sangka. Mungkin Laila tengah sibuk mengajar ngaji di pesantrennya. Karena inbok ini dikirim pada jam sembilan pagi, saat di mana Laila mengajar ngaji kitab kepada santri juniornya. Raka begitu yakin bahwa jawaban dari Laila mungkin akan seperti ini, “Sayang, aku mencintaimu karena Alloh. Apapun keadaanmu aku akan terima sebagaimana aku menerima cintamu sebulan yang lalu.” Atau mungkin seperti ini, “Sayang, jangan kau takutkan aku meninggalkanmu setelah aku tahu segala tentang keadaanmu. Aku meencintaimu apa adanya. Aku mencintaimu karena aku cinta. Ketulusan kalbu dan keikhlasan jiwa ini tak akan tergantikan kepadamu. Karena aku tahu, segala rasa yang dialirkan tanpa rasa tulus dan ikhlas maka akan rusak. Termasuk rasa cintaku padamu.” “Ah, aku koq jadi kayak orang gila begini ya...” Gerutu Raka. Laila memang telah membuat Raka tergila-gila. Sampai jam dua belas siang, saat adzan Dzuhur berkumandang, inbok dari Raka belum juga dijawab oleh Laila. Raka sudah mulai merasakan gelisah dan galau tingkat kabupaten. Raka tidak berani untuk mengirimkan pesan singkat apalagi menelepon. Karena Raka sangat tahu Laila tidak akan suka. Raka menunggu. Ashar, Maghrib, Isya, Inbok belum juga dijawab. Jam delapan lima belas menit, malam jum’at, telepon genggam Raka berbunyi. Dilihatnya di layarnya tertulis nama Lailatie, nama kesanyangan Raka untuk Laila. “Assalaamu’alaikum...” Raka kaget. Ini bukan suara Laila. Raka kenal betul suara Laila. Ini bukan seuaranya. “Wa’alaikumsalaam... “  Jawab Raka dengan nada heran. “Ma’af kalau saya ganggu. Ini Raka kan?” “Iya, Saya Raka. Ini siapa...” “Saya Khumaira, sahabtnya Laila.” “Oh iya, Laila pernah membicarakan antum. Ada apa ya...” “Saya mau berbicara serius denganmu, Raka, tentang Laila. Ma’af katanya tidak bisa menjawab inbokmu di pesbuk. Saya hanya ingin menyampaikan amanah dari Laila untuk mengatakan kepadamu bahwa...” Khumaira terdengar menarik nafas. Ini membuat Raka semakin deg-degan, dan mulai curiga bahwa yang akan disampaikan ini adalah sesuatu yang sangat berat. “Bahwa...“ Khumaira meneruskan perkataannya. “Bahwa malam ini, Laila akan menikah dengan seorang lelaki anaknya pimpinan Pesantren tempatnya mengaji. Sekarang akadnya sedang berlangsung.  Laila meminta ma’af karena tak berbicara langsung. Ini semata karena Laila tak kuat untuk mengatakannya kepadamu. Laila bilang, terimakasih untuk segala kenangan selama sebulan ini. Laila yakin, kamu akan mendapatkan jodoh yang tepat untukmu dari Alloh, insyaalloh.” Raka tersentak. Jantungnya bedetak kencang, tubuhnya bergetar, lidahnya kelu, bibirnya beku. Speechless. Seakan sebuah gunung hendak meletus di hati Raka. Segala rasa yang banyak macamnya bercampur jadi kesedihan dan kepedihan yang mendalam. Perlahan airmatanya mengalir membasahi pipinya, membasahi jiwanya. “Raka...” Khumaira memanggil-manggil. Raka tak mampu menjawab. Khumaira mengerti. Lalu ditutupnya telepon untuk mengakhiri, bahkan sampai lupa berkata salam.